Shanghai Flight Time

Keliling Dunia kurang dari 1 jam menggunakan BFR Rocket



Elon Musk terobsesi dengan perjalanan antara dua titik di Bumi dalam waktu kurang dari 30 menit. Apakah dengan hyperloop (di atas dan di bawah tanah) atau roket antarplanet, Dia yakin bahwa tidak ada perjalanan antara dua kota di planet ini harus lebih lama dari sebuah episode pada seri The Big Bang Theory.Pada tahun 2022, Musk berharap bisa mengirim kapal kargo tanpa kru pertama ke Mars. Pada tahun 2024, ia menuturkan manusia bisa menjadi spesies multiplanet, dan meninggalkan Bumi untuk mulai membuat rumah di Planet Merah.

Sedangkan untuk perjalanan yang lebih pendek, Musk juga menjelaskan rencana untuk menggunakan kapal roket yang bisa mengangkut orang-orang dari satu titik ke titik lain di Bumi dengan cepat. Musk mengklaim kelak SpaceX bisa mengangkut penumpang keliling Bumi dengan waktu kurang dari satu jam.

Kecepatan wahana BFR milik SpaceX ini diperkirakan mencapai 27.000 km/jam, sehingga menempuh satu kota ke berbagai penjuru dunia tak akan lebih dari satu jam.

Saat ini roket BFR sendiri masih dalam tahap konstruksi. Roket ini akan jadi masa depan SpaceX karena akan dipakai untuk penerbangan antariksa juga, seperti misi menuju Bulan dan menjadikannya sebagai pangkalan misi antariksa dari Bumi yang selalu diidamkan oleh Musk.

Sebagai contoh, dari Los Angeles ke New York City, yang saat ini rata-rata membutuhkan waktu penerbangan 5 jam 25 menit, menurut Musk bisa ditempuh hanya 25 menit oleh wahana SpaceX nanti. Bahkan untuk penerbangan antar-benua, seperti New York-Shanghai yang kini butuh waktu 15 jam, bisa ditempuh hanya dalam waktu 39 menit.

Roket pembawa penumpang antar-lokasi di Bumi tersebut merupakan bagian dari Interplanetary Transport Systems (ITS). Sebuah konsep penggabungan roket paling kuat yang pernah dibuat dengan pesawat ruang angkasa yang dirancang untuk membawa setidaknya 100 orang ke Planet Merah setiap penerbangan. “Kami ingin membuat sistem kami yang sekarang bisa dipakai ulang,” kata Musk saat presentasi di IAC. “Satu sistem, satu booster dan kapal, yang menggantikan Falcon 9, Heavy, dan Dragon.”

Artinya, BFR merupakan terobosan di bidang efisiensi. Alih-alih menghabiskan sumber daya SpaceX di tiga roket yang terpisah, mereka dapat difokuskan ke BFR baru, yang didesain ulang. Apakah kamu tertarik untuk menjadi salah satu penumpang di roket tersebut ? Harga tiket yang terjangkau akan sangat menarik perhatian.

Photo: Bill Ingalls/NASA via Getty Images, upost
Video: SpaceX

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.