robot-6

6 Prediksi Robot dan Perangkat Cerdas di Tahun 2019

Service robots atau robot layanan yang digunakan secara pribadi dan domestik terus mengalami pertumbuhan. Perkiraan dari tahun 2016 hingga 2019 diharapkan menjadi 22 miliar dollar. Berikut prediksi robotika yang ditulis oleh Jennifer Kite-Powell.

Julian Jagtenberg, Co-Founder dan Head of Growth, Somnox menciptakan robot yang memiliki satu pekerjaan yaitu untuk membantu tidur Anda menjadi lebih baik. Startup di Belanda dengan dana sekitar 282 ribu dollar, ingin mengurangi efek kurang tidur dengan robot mereka yang mensimulasikan pernapasan alami ketika Anda memeluk robot saat tertidur.

Jagtenberg melihat pergeseran dari robotika industri ke robot rumah dan munculnya spesies baru dalam prediksi robotika pada tahun 2019.

1. Robot tidak akan lagi hanya digunakan untuk aplikasi industri

robot-1

Photo by Alex Knight on Unsplash

Jagtenberg mengatakan bahwa munculnya “soft robotics” akan memberi jalan kepada robot yang lebih mudah dan lebih aman untuk berinteraksi. “Misalnya, sahabat robot dapat digunakan dalam membantu perawatan kesehatan dan melakukan tugas berulang seperti asupan obat, mandi, dan lain-lain. Karena perawat dan dokter memiliki waktu terbatas untuk merawat pasien, dan ini sangat penting untuk waktu pemulihan pasien. “

2. Spesies baru, the electroids, akan muncul

robot-2

Photo by Franck V. on Unsplash

Jagtenberg percaya bahwa robot itu seperti binatang dan bahwa spesies baru mulai memasuki dunia manusia: the electroids. Sama seperti homo sapiens, the electroid akan hidup berdampingan dengan hewan lain dan manusia. Mereka akan lebih kuat karena memiliki otot listrik, lebih cerdas karena terhubung ke internet dan kekuatan pemrosesan, serta memiliki kemampuan telepati melalui kontak radio.

Jagtenberg mencatat bahwa masyarakat perlu beradaptasi dan memastikan spesies the electroid baru memiliki tempat yang tepat di masyarakat.

3. Robot akan mengubah pekerjaan menjadi lebih baik

robot-3

Photo by iRobot Store

Jagtenberg menyampaikan bahwa media memunculkan stigma tentang robot yang sedang mengambil pekerjaan manusia atau akan menghancurkan jenis manusia. Stigma ini perlu diubah, karena pekerjaan pun akan selalu menghilang selama berabad-abad karena kemajuan teknologi, dan itu tidak berbeda dengan sekarang. Kita selaku manusia hanya perlu mengidentifikasi kembali nilai dan keterampilan kita setiap hari.

Jagtenberg mengatakan, robot memiliki kecerdasan superior ketika masuk ke IQ dan kemampuan untuk memecahkan masalah yang ditentukan. Namun, robot berada pada titik nol ketika masuk ke kecerdasan emosional. Hal itu membuat manusia akan tetap unik dan relevan di dunia ini. Sedangkan robot akan menjadi teman kita, bukan musuh kita.

Di ujung lain dari robot tidur, adalah robot pembersih, yaitu Roomba dari iRobot.

Menurut laporan pasar pada tahun 2018 dari IDC, pasar rumah pintar diperkirakan akan mencapai 1,3 miliar perangkat pada tahun 2022. Kategori yang paling cepat berkembang adalah pengeras suara pintar seperti Google Home dan Amazon Echo yang tumbuh 39,1 persen setiap tahun dengan perkiraan 230,5 juta perangkat pada tahun 2022.

Chris Jones, CTO, iRobot menyoroti tiga kemajuan utama dalam robotika praktis dan sektor rumah pintar.

4. Adopsi teknologi kesadaran spasial yang lebih besar

robot-4

Photo by Bence Boros on Unsplash

Jones mengatakan bahwa ketika konsumen terus menyesuaikan diri dengan perangkat pintar di rumah, akan ada seruan untuk bertindak bagi perusahaan agar membuat perangkat lebih pintar dengan memberi mereka rasa kesadaran spasial yang lebih besar di rumah seperti memberi perintah ke alat vacuum untuk membersihkan area tertentu rumah, seperti ‘di depan sofa’ atau Google Home yang memahami ketika basis pengisian sementara dipindahkan ke ruang makan.

“Memberi perangkat kesadaran spasial akan menjadi faktor tunggal terbesar dalam kemajuan teknologi rumah pintar,” kata Jones.

5. Integrasi yang lebih baik dari perangkat rumah pintar

robot-5

Photo by Thomas Kolnowski on Unsplash

Jones mengatakan bahwa rumah pintar Darwinisme akan mengeluarkan perangkat yang tidak dapat memenuhi sistem ekologi perangkat pintar dan jaringan rumah yang luas.

Jones juga menyampaikan bahwa konsumen menginginkan perangkat pintar yang berkemampuan seperti Alexa atau Google Assistant, yang cocok dengan yang lain. Dan mengharapkan pembuat perangkat pintar akan mengembangkan produk yang bekerja dengan baik dengan ekosistem perangkat pintar yang lebih luas, yang memungkinkan pelanggan mendapatkan lebih banyak kesenangan dan nilai dari perangkat individual.

6. Peningkatan dramatis dalam efisiensi dan penyesuaian dalam kehidupan sehari-hari

robot-6

Photo by PCMag on Medium

Jones menambahkan bahwa kehidupan sehari-hari akan menjadi lebih efisien karena perangkat mengotomatiskan dan mengoordinasikan satu tugas dengan tugas-tugas lainnya. 

“Smart Home 2.0 akan mulai terbentuk pada tahun 2019, perangkat IoT mampu mengotomatisasi dan mengoordinasikan tugas berdasarkan pemahaman yang lebih besar tentang lingkungan mereka dan preferensi pengguna,” tambah Jones.

Jadi, sudah siapkah Anda menghadapi prediksi ini? Jika Anda ingin membuat perangkat IoT, Techarea siap membantu Anda.

Reference

Kite-Powell, Jennifer. 2019. Here Are Six Robot And Smart Device Predictions for 2019. [Online] Available at :https://www.forbes.com/sites/jenniferhicks/2019/01/01/here-are-six-robot-and-smart-device-predictions-for-2019/#9911f6725fca [Accessed January 2, 2019]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.