5+ Contoh Desain Toko Online Keren dan Menarik

Masyarakat Indonesia kini sudah mulai merasa nyaman berbelanja secara online. Dilansir CNN Indonesia, Indonesia berada di peringkat ke-4 jika dilihat dari jumlah penduduk yang melakukan transaksi jual beli secara daring, termasuk lewat toko online.

Melalui toko online, Anda memiliki kesempatan untuk memasarkan seluruh produk ke audiens dari berbagai daerah agar mereka tertarik dan mau membeli produk Anda. Meskipun begitu, memiliki toko online tidak serta merta dapat meningkatkan bisnis Anda dalam sekejap mata.

Salah satu hal penting yang memengaruhi kenyamanan calon konsumen saat berbelanja di toko online adalah tampilan desain dari toko online itu sendiri.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Toko Online

Wanita Duduk di Sofa Sambil Melihat Ponsel Dengan Laptop di depannya
Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Sebelum melihat-lihat desain toko online, ada baiknya Anda juga memperhatikan beberapa poin di bawah ini. Poin-poin ini penting untuk Anda ketahui sebelum memutuskan untuk meluncurkan toko online sendiri.

1. Domain dan Web Hosting

Sama seperti membuat toko offline, toko online juga harus memiliki alamat dan bangunan. Dalam hal ini, domain berperan sebagai alamat dari toko online.

Buat nama domain sama seperti nama toko online. Tujuannya agar calon konsumen tidak kesulitan mencari toko Anda di mesin pencari. Karena toko online termasuk dalam bidang komersial, maka top level domain, atau kata terakhir dalam alamat domain diakhiri dengan [dot]com atau co[dot]id.

Selanjutnya adalah web hosting. Web hosting diibaratkan sebagai rumah karena nantinya dia akan menyimpan seluruh file toko online, baik itu foto, video, dan database produk.

Agar mudah dan cepat memiliki toko online, Anda bisa menggunakan jasa sewa domain dan web hosting. Sudah banyak jasa penyewaan domain dan web hosting dari yang gratis hingga berbayar.

Baca juga: Strategi Memilih Hosting untuk Toko Online

2. Content Management System (CMS)

Setelah Anda memiliki domain dan web hosting, langkah selanjutnya adalah menginstall CMS. CMS ini ada banyak contohnya, seperti WooCommerce, Prestashop, Magento dan OpenCart. Tapi pada umumnya pembuatan toko online menggunakan WooCommerce.

Dengan WooCommerce, Anda bisa membuat website toko online tanpa perlu pusing-pusing coding. Terlebih memang tidak semua orang bisa menguasai coding.

Kelebihan lainnya adalah, WooCommerce menyediakan banyak ekstensi. Ekstensi berguna untuk menambah fungsionalitas toko online Anda. Seperti integrasi dengan metode pembayaran, pengecekan ongkos kirim otomatis hingga kebutuhan yang lebih kompleks seperti pengelolaan stok atau pelanggan.

Baca juga: 5 Rekomendasi CMS Gratis untuk Membuat Toko Online

3. Desain Tampilan Toko Online

Mendesain toko online tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Anda perlu melibatkan User Interface (UI) dan User Experience (UX) agar toko online memiliki tampilan yang menarik sekaligus mudah digunakan pengguna.

Sebenarnya apa itu UI/UX? UI adalah visual atau tampilan antarmuka dari website itu sendiri. Komponen UI terdiri dari tata letak, warna, tipografi, dan grafik.

Sedangkan UX adalah pengalaman pengguna ketika mengakses produk digital (website, toko online, landing page, dan lain-lain) Anda. Komponen penting yang membentuk user experience adalah usability, interaction design, visual design, information architecture serta user research.

Butuh kreativitas dan A/B testing untuk melihat mana tampilan yang cocok dan sesuai dengan strategi marketing toko online Anda.

4. Membuat Konten

Meski toko online identik dengan kegiatan jual beli, namun Anda bisa memaksimalkan konten untuk strategi bisnis. Buat blog dan media sosial untuk unggah segala hal yang berhubungan dengan bisnis Anda.

Sebagai pemilik bisnis fashion, Anda bisa membuat konten seputar tips berpakaian, trivia, outfit of the day (OOTD), permainan, dan lain sebagainya. Kemudian agar trafik yang mengarah ke toko online naik, pastikan untuk rutin membuat konten yang berkualitas berdasarkan hasil riset keyword atau penyesuaian dengan tren yang ada saat ini.

5+ Contoh Desain Toko Online

Berikut ini kami sajikan beberapa contoh toko online dari berbagai bidang usaha. Posisikan diri Anda sebagai calon pembeli, dan jadikan nilai lebih dari toko online kompetitor sebagai inspirasi, dan kekurangannya sebagai hal yang bisa diperbaiki di toko online milik Anda sendiri.

1. Berrybenka

desain toko online berrybenka
Desain toko online Berrybenka.

Contoh desain toko online yang pertama berasal dari Berrybenka. Para wanita pasti sudah tidak asing dengan brand yang satu ini.

Target pasar Berrybenka langsung terlihat seketika setelah Anda membuka websitenya. Model wanita menampilkan rangkaian inspirasi busana Berrybenka yang tiap bulannya memiliki ciri khas masing-masing. Mulai dari inspirasi busana wanita kantoran hingga busana untuk wanita yang suka beraktivitas di luar ruangan.

Saat Anda scroll ke bawah lagi, Berrybenka menampilkan empat kelompok produk fashion unggulan mereka, yakni atasan, tas, sepatu, dan bawahan wanita. Terdapat juga kelompok produk dengan harga spesial yang menarik perhatian.

Pemilihan warna pada tiap foto produk yang ditampilkan di Berrybenka membuatnya enak dilihat karena tampilannya menjadi lebih estetis dan berkelas. 

2. Sociolla

desain toko online sociolla
Desain toko online Sociolla

Selanjutnya ada ada toko online khusus kecantikan yakni Sociolla. Sociolla tidak hanya menjual produk kecantikan wanita seperti makeup, skincare, hingga aksesoris, namun mereka juga menjual produk perawatan tubuh pria meski jumlahnya tidak banyak.

Karena memang target utamanya adalah gadis remaja dan wanita dewasa, tak heran jika terdapat ikon hati, bintang, dan warna pink lembut untuk meng-highlight bagian-bagian penting seperti voucher diskon dan rating.

Karena produk yang ditawarkan sangat banyak, Sociolla mengelompokkan produk-produknya menjadi beberapa bagian, seperti brands, prices, rating, dan beauty profile. Hal ini perlu dilakukan agar pengguna dapat dengan mudah memfilter produk kosmetik favorit mereka.

3. Nokha

desain toko online Nokha
Desain toko online Nokha

Desain toko online inspiratif selanjutnya adalah Nokha. Nokha merupakan produsen toko sepatu lokal yang cukup terkenal.

Halaman awal Nokha menampilkan setiap seri sepatu yang mereka luncurkan dalam enam bulan terakhir. Tak lupa ada banner untuk menyambut hari khusus seperti acara 17 Agustus yang dilengkapi copywriting menarik yang berisikan berbagai tawaran diskon.

Cara Nokha menampilkan sepatu produksi mereka juga unik. Saat toko online lain mengharuskan kita scrolling, Nokha menampilkan berbagai macam sepatu dengan swipe otomatis.

4. Toys Kingdom

desain toko online Toys Kingdom
Desain toko online Toys Kingdom

Salah satu toko mainan terbesar di Indonesia yang sudah beroperasi sejak tahun 1990 ini mulai melebarkan bisnis mereka secara digital. Tujuannya agar orang tua yang hendak membelikan anaknya mainan tidak perlu pergi ke toko Toys Kingdom yang biasanya ada di mall-mall besar.

Tampilan antarmuka Toys Kingdom memang sederhana. Mereka meletakkan fitur filter di sebelah kiri dan menu di bagian atas dengan dominasi warna web adalah oranye.

Cara menampilkan gambar dari mainan yang dijual pun cukup interaktif. Anda tidak perlu mengklik gambar untuk melihat detailnya, namun cukup arahkan kursor mouse dan gambar detail akan muncul dengan sendirinya.

5. Fercohome

desain toko online Fercohome
Desain toko online Fercohome

Selanjutnya adalah toko online yang bergerak di bidang furnitur. Fercohome khusus menjual kursi dengan kualitas premium yang tidak usah diragukan kenyamanannya.

Fercohome paham bahwa konsumen mereka adalah kalangan atas yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengeksplor segala menu di toko online. Mereka pun menjawab permasalahan ini dengan langsung menampilkan daftar produk di halaman awal. Tujuannya agar konsumen langsung fokus pada produk yang mereka tawarkan.

6. Batik Sekar Jepara

desain toko online Batik Sekar Jepara
Desain toko online Batik Sekar Jepara

Anda yang memiliki bisnis di bidang seni tradisional bisa melihat desain toko online yang terakhir ini.

Perpaduan warna coklat dan hitam dalam desain website Batik Sekar Jepara dapat memunculkan kesan tradisional dan klasik. Tampilan toko online Batik Sekar Jepara yang sederhana dan lugas tanpa banyak tombol juga bisa membuat konsumen lebih fokus untuk memilih batik incaran mereka.

Baca juga: 6 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Membuat Toko Online

Buat Toko Online untuk Perluas Bisnis Anda

Artikel ini telah membahas elemen apa saja yang harus Anda siapkan sebelum pembuatan toko online serta  5+ contoh desain toko online yang bisa dijadikan referensi.

Jika Anda sudah yakin dan ingin membuat toko online dengan desain yang profesional seperti di atas, kami siap membantunya.

Techarea sebagai partner bisnis Go-Digital yang terdiri dari UI/UX designer, programmer, content writer, dan para ahli di bidangnya, mampu membantu mewujudkan toko online impian Anda!

Alfadhylla Rosalina

Alfadhylla Rosalina

Aktivis gerakan lingkungan, sanitasi, dan keamanan pangan, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat.

Ada pertanyaan atau koreksi? Tulis di kolom komentar!