orisinal 1

Belajar Membangun Ide yang Orisinal

Jika Anda ingin mengetahui tentang bagaimana membangun ide yang orisinal di tempat kerja dan di rumah, berikut formula orisinalitas menurut Alejandro Contreras.

Setiap orang bisa belajar tentang bagaimana mengembangkan, menyebarluaskan, meyakinkan orang lain, dan membuat orang lain membantu melaksanakan ide-ide brilian. Anda pun bisa mempelajari hal-hal tersebut. Karena orisinalitas bukanlah sifat bawaan dari para pemimpin revolusioner, tetapi itu adalah suatu proses yang dapat Anda integrasikan ke dalam hidup Anda.

Punya ide

orisinal  1
Photo by AbsolutVision on Unsplash

Satu-satunya langkah untuk memiliki ide yang cemerlang adalah memiliki banyak ide. Dari banyak ide yang kita miliki, kita dapat mengambil ide-ide atau gagasan yang berbeda, unik, dan berkualitas.

Mengevaluasi gagasan

orisinal  2
Photo by Sebastian Herrmann on Unsplash

Ketika Anda sudah menentukan ide atau gagasan Anda, segeralah mencari feedback dengan cepat. Ini sangat penting, karena Anda sedang berlomba dengan seseorang di suatu tempat di luar sana untuk mengembangkan ide itu menjadi hasil yang nyata. Mungkin saat ini Anda tidak bisa mengevaluasi ide-ide Anda dengan baik. Karena harapan dan keahlian Anda tidak sepenuhnya selaras dengan kenyataan. Hal yang terbaik untuk mendapatkan feedback ide terhebat Anda adalah dengan meminta feedback orang yang mengerti peran Anda tetapi mereka tidak mudah emosional terhadap ide Anda. Mereka tidak akan memperlakukan ide Anda layaknya harta karun bagi Anda dan mereka berminat untuk melihat ide-ide Anda.

Anda bisa menggunakan media sosial untuk mendapatkan feedback secara instan dengan jangkauan audiens yang luas.

Selain itu, Anda juga bisa meminta feedback dari rival Anda. Meskipun itu agak sulit, namun rival Anda akan berusaha mengeksploitasi kelemahan Anda. Jika Anda berhasil menghadapinya dan mencoba atasi kelemahan itu, ini akan menjadi hal yang berharga.

Sampaikan ide Anda

orisinal  3
Photo by Campaign Creators on Unsplash

Saat Anda mencapai titik dimana Anda sudah memikirkan ide, bekerja keras untuk mendapatkan feedback, mengetahui rencana Anda untuk maju dan mundur, berikutnya Anda perlu menyampaikan ide Anda kepada orang-orang. Jika Anda melewatkannya dalam presentasi Anda, mereka akan menganggap Anda tidak menyelesaikan apa pun. Agar Anda mudah menyampaikan ide Anda, Anda bisa memecah materi menjadi bagian-bagian kecil dan sederhana.

Ide yang baru dan orisinal mungkin akan menyinggung beberapa hal seperti pengalaman, keahlian, pengetahuan, akal sehat, bahkan perasaan diri orang lain. Orang-orang mungkin akan ragu atau bahkan ide Anda menakutkan bagi mereka. Anda perlu menyampaikan ide Anda dengan hati-hati dan perlahan. Kemas ide Anda dengan hal-hal yang familier di kalangan target audiens Anda.

Menciptakan lingkungan reseptif untuk ide Anda

orisinal 4
Photo by Antenna on Unsplash

Secara umum, manajer baru sering kali ingin menerapkan perubahan secara langsung. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa manajer yang baik menunggu untuk melihat apa yang perlu diubah dan apa yang perlu diabaikan. Dengan memberi kesempatan tim untuk menghabiskan waktu dengan permasalahan yang diberikan, bicara paruh waktu berfungsi lebih menguntungkan karena tim menjadi lebih mudah menerima perubahan.

Pemberian punishment dan reward diperlukan saat membangun kebiasaan baru. Anda juga perlu memperhatikan kata-kata yang Anda gunakan saat memuji atau menegur. Selain itu, ciptakan suasana yang nyaman dan aman. Karena ini dapat mendorong orang-orang untuk antusias mencoba hal-hal baru.

Membuat seseorang membantu mengeksekusi ide Anda

orisinal 5
Photo by Campaign Creators on Unsplash

Ada dua cara untuk membuat tim Anda mengeksekusi ide Anda tergantung pada kondisi yang dihadapi. Jika tim Anda tidak yakin dengan apa yang harus dilakukannya, lebih baik Anda menyampaikan argumen Anda dengan gambaran kerugian dan keuntungan. Jika mereka merasakan cemas, hal terbaik yang perlu Anda lakukan adalah memutar emosi itu menjadi perasaan yang lebih positif sambil membantu mereka mengenali kelemahannya.

Saat Anda mengarahkan tim Anda tetapi mereka tampak cemas, Anda tidak perlu meminta mereka untuk tetap tenang. Anda cukup sampaikan kepada mereka tentang apa yang akan mereka dapat dan apa yang akan hilang jika mereka tidak bertindak. Ingatkan mereka bahwa kecemasan mereka adalah hal yang normal dan gunakan kecemasan itu untuk meyakinkan mereka bahwa mereka sama bersemangatnya dengan kecemasan mereka.

Setelah tim Anda siap untuk bertindak, langkah berikutnya adalah Anda perlu membangun suatu urgensi. Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan melihat kembali kesenjangan antara apa yang ada dan apa yang dapat terjadi, Anda juga perlu mencatat pencapaian-pencapaian kecil yang menunjukkan seberapa jauh Anda sudah berkembang.

Terakhir, jangan mengambil terlalu banyak risiko sekaligus. Sebagian besar pengusaha yang sukses tidak memutuskan untuk mengambil risiko yang besar. Mengejar ide-ide baru sangatlah berisiko. Anda harus mencoba meminimalkan risiko itu.

Jika Anda memiliki ide-ide untuk mengembangkan usaha Anda, Anda bisa konsultasi dan mewujudkan ide-ide Anda bersama Techarea.

Reference

Contreras, Alejandro. 2018. Learning How to be Original. [Online] Available at :https://medium.com/swlh/originals-how-non-conformists-move-the-world-adam-grant-4b3baa55780 [Accessed March 12, 2019]


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.